Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hujan

Hujan - Hallo sahabat Blog Serba-Serbi, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Hujan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Puisi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Hujan
link : Hujan

Baca juga


Hujan

Hujan merebahkan pucuk-pucuk ingatan
membasuh rindu di dada.
Aku mengejamu
ke sekian kalinya,
membaca debaran demi debaran,
detak jantung yang menyapamu.
Lihatlah, Ayuthia Razzak!
Rindu menayangkanmu berkali-kali
di pelupuk mataku yang sendu.
Hujan ini telah jatuh
sebagai mutiara
pada setiap tetes yang kau sebut
air mata.
Aku menampungnya
dengan hati yang selesai.
Hujan meluruh pasrah
menuju bumi pertiwi
yang sedang gundah.
Adakah pelangi di sana?
Di ujung tangisan langit.
Kilat menari di angkasa
bagai membelah cakrawala,
petir pun mengaum.
Hanya dedoa yang bisa kusuguhkan
ataupun puisi yang bergerak
melalui cahaya.


Demikianlah Artikel Hujan

Sekianlah artikel Hujan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Hujan dengan alamat link https://www.bitchville.me/2020/09/hujan.html

Posting Komentar untuk "Hujan"